Rabu, 30 Oktober 2013

Perkembangan Ilmu Pengetahuan


Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini sudah sangat maju. Banyak sekali inovasi atau penemuan penemuan yang dilakukan oleh manusia.





Ilmu pengetahuan sendiri adalah usaha manusia yang ingin menyelidiki tentang suatu hal makna dan hakikat hidup di dunia ini. Bahkan manusia telah berani membuat manusia lewat teknologi yang disebut dengan kloning. Dengan pengetahuannya itu manusia telah berani bermain sebagai Tuhan, luar biasa !! tidak ada lagi suatu etika atau tuntunan yang diikuti oleh orang orang yang diberi karunia kecerdasan otak itu. 
 Penyalahgunaan Pengetahuan seperti kloning sebenarnya telah dinyatakan sebagai segala sesuatu yang menyalahi aturan. Bayangkan saja, bayi yang digunakan sebagai bahan percobaan, yang berwujud kodok dengan bentuk manusia. Orang yang masih mempunyai hati Nurani pasti akan berteriak dengan histeris.
 Orang orang sering bilang bahwa ilmuwan itu juga harus belajar ilmu hati selain dia mempelajari ilmu otak. Jadi mereka mengerti bagaimana harus menghargai sebuah ciptaan Tuhan. Mereka tidak boleh serta merta menyebutkan nama pengetahuan jika apa yg mereka lakukan itu seperti mengkloning suatu ciptaan Tuhan.
 Hakikat Sebuah Nama Ilmu Pengetahuan adalah setiap pengetahuan di dunia merupakan milik Tuhan. setiap manusia berhak memiliki pengetahuan tanpa batas gender atau yang lainnya.Karena manusia di dunia ini diciptakan oleh suatu zat yaitu Tuhan.
 Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap manusia. Kalimat itu telah tertera di setiap kitab suci termasuk Agama saya agama Islam. memiliki ilmu pengetahuan bertujuan untuk mensejahterahkan setiap manusia yang memilikinya. Maka dari itu perkembangan ilmu pengetahuan seharusnya mampu membuat manusia itu lebih baik bukannya tidak bermoral atau yang lainnya.
Faktor penyebab ketertinggalan perkembangan IPTEK di Indonesia.
Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelopori bangsa Barat pada masa kolonial Belanda ternyata belum mampu mendorong terjadinya revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pada masa Pendudukan Jepang sempat diperkenalkan beberapa teknologi baru, khususnya dalam bidang pertanian. Akan tetapi, ternyata hal tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap masyarakat pada masa itu. Penerapan teknologi modern di dalam masyarakat hanya terpusat pada bidang tertentu dan sebagian besar dikuasai oleh pengusaha asing.
Pada masa itu, Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan  dengan negara-negara Barat dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal tersebut di antaranya disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut.
1)    Terbatasnya jumlah penduduk Indonesia yang mendapat pendidikan.
2)    Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang terlibat langsung dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
3)    Tidak adanya keinginan baik dari penguasa kolonial Belanda maupun penguasa swasta asing dalam melakukan alih teknologi bagi penduduk pribumi.
4)    Tidak terjadinya industrialisasi.
5)    Tidak terjadinya inovasi teknologi yang berarti dalam masyarakat Indonesia sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar